WASPADA FLU BURUNG

 

Flu Burung (Avian Influenza ) kembali menjadi berita hangat di tanah air. Kasus flu burung baik pada ternak unggas maupun manusia kembali merebak di Indonesia. Lalu, sebenarnya apakah hal yang menakutkan dari flu burung ini?

Penyakit flu burung atau influenza pada unggas adalah suatu penyakit  zoonosis, atau penyakit hewan yang bisa menular ke manusia. Penyebabnya adalah,virus influenza tipe A dan ditularkan oleh unggas.
Gejala yang biasa timbul adalah demam (di atas 38 C), batuk (biasanya kering atau produktif dahak),sakit tenggorokan, nyeri otot, mual, muntah, diare, sakit kepala, nyeri sendi, lesu, sekresi hidung (pilek), insomnia, infeksi mata.
Pencegahan
Untuk mencegah penularan virus flu burung, Anda dapat melakukan hal-hal berikut ini:
1. Menggunakan masker dan sarung tangan ketika berdekatan dengan unggas, termasuk tempat pemeliharaannya.
2. Jarak antara tempat pemeliharaan unggas dengan pemukiman, minimal 25 meter.
3. Mencuci tangan, atau lebih baik mandi, setelah berdekatan atau memegang unggas.
4. Jangan menyentuh secara langsung unggas yang sudah mati, kotoran maupun jeroannya
5. Bila membeli daging ayam, usahakan tanpa jeroan dan bagian sayap. Pada saat memasak daging ayam atau telurnya, hendaknya dipastikan panas api mencapai lebih dari 70C.
6. Cuci bersih tangan dan perabotan setelah memasak makanan dari unggas.
7. Hindari orang atau unggas yang terindikasi flu burung. Hubungi dinas kesehatan setempat jika Anda mencurigai ada orang atau unggas yang mati karena flu burung.
Sampai saat ini, vaksin untuk mencegah flu burung pada manusia, belum tersedia secara luas. Pencegahan dengan cara memerhatikan sanitasi diri sendiri dan lingkungan, masih merupakan cara terbaik mencegah kita tertular flu burung.

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk " "

Posting Komentar

Entri Populer